Jumat, 26 Desember 2014

Hidup Itu Seperti Permainan Sepakbola

Sepakbola..???siapa yang ngga kenal cabang olahraga yang paling mendunia ini.
Cabang olahraga yang disukai laki-laki tapi sekarang wanita juga menyukainya.
Tapi kali ini gue ngebahas sepakbola untuk hidup aku dan kalian.
Kenapa demikian..???ikuti aja artikel ini..okeeeh?? :-)

Sepakbola atau Football cabang olahraga yang berasal dari negara inggris. Klub favorit gue juga berasal dari inggis, Manchester United.
Klub yang mempunyai sejarah yang besar dan prestasi yang besar pula.
Ooo iya langsung aja pandangan gue tentang sepakbola buat hidup gue dan kalian.

Awal dimulainya pertandingan sepakbola disebut "kick off". Awal mulai pertandingan dengan ditendang bola di tengah lapangan oleh 2 pemain.
Maksudnya Awal mula kehidupan memang dibuat oleh 2 orang.
Dibuat oleh orang diumur yang sudah dewasa tentunya.

Langsung posisi penjaga gawang atau "kiper". Orang no. 1 di belakang. Kalo diibaratkan dalam kehidupan kiper itu seperti bayi. Jatuh bangun menangkap bola, seperti halnya bayi yang jatuh bangun berusaha agar bisa berjalan.

Terus pemain belakang. Pemain yang menjadi pondasi sebuah tim sepakbola. Agar dapat memenangkan pertandingan maka pemain belakang harus kokoh dalam bertahan.
Kalo dihidup kita pemain belakang itu seperti anak - anak sampai remaja. Iya diusia itu memang usia untuk membuat pondasi hidup. Seperti ilmu agama,ilmu pengetahuan,cita -cita, dan sebuah prinsip hidup harus dimiliki diusia itu.

Terus pemain tengah atau bisa disebut juga gelandang. Pemain yang menjadi perantara bola untuk maju ke depan. Pemain yang bertugas membuat peluang untuk membuat gol. Bagus tidaknya permainan sepakbola tergantung pada pemain tengahnya. Jadi gelandang sesungguhnya pemain yang paling berpengaruh di dalam sepakbola.
Seperti halnya yang terjadi dihidup kita. Bagus tidaknya hidup kita tergantung pada kita saat berusia muda, iya sekitar umur 20 - 40 tahun.

Pemain depan atau striker. Pemain yang tugasnya membuat gol.
Pemain yang paling depan.
Kalo dihidup kita posisi striker adalah masa tua kita yang tinggal menunggu ajal tiba. Tapi saat kita meninggal kita memperoleh gol kita atau tidak yaitu mencari bekal untuk hidup di akhirat.

Sekian pendapat gue tentang sepakbola untuk kehidupan, sebenarnya masih banyak tapi berhubung gue udah cape ngetiknya jadi gue tutup aja ini artikel..hehehe
Semoga bermanfaat :-)

Kamis, 04 Desember 2014

LILIN GURU KEHIDUPAN YANG SELALU RELA BERKORBAN



Lilin siapa yang ngga tau lilin. Iya lilin sering digunakan saat ML (Mati Listrik). Saat yang paling menyebalkan kalo lagi asik nonton tv or lagi asik maen games  tiba – tiba listrik mati. Kalo  gue si biasa saja, itung – itung ngurangi biaya listrik bulanan.hehehe
Kalo mati listriknya siang si ngga masalah tapi kalo malam, iss bikin boring pokoknya jenuh sangat lah -_- . nah di situlah banyak orang cari penerangan. kalo sekarang si enak udah banyak perkembangan contohnya udah ada lampu yang dapat di cas,senter,dll. Tapi jangan lupan lilin, karena sebelum ada itu kamu pasti pernah menggunakan lilin.
Sekarang gue lagi belajar seperti lilin. “Lilin putih yang menerangi beribu-ribu orang saat mati listrik”. Maksudnya gue pengin menjadi orang yang menerangi orang lain yang masih gelap  akan dunia teknologi. Iya cita – citaku memang pengin menjadi guru mekatronika.
“Lilin akan selalu menerangi orang - orang sampai akhirnya orang tersebut meniup lilin jika sudah tidak digunakan lagi”. Maksudnya gue itu pengin selalu bermanfaat buat orang – orang di sekitar gue dan gue biasa di tinggalin orang – orang yang pernah manfaatin gue. Dulu gue memang benci sama orang yang seperti itu, tapi sekarang ngga J kan gue sudah belajar dari lilin. Mengajarkan gue  tentang arti berkorban dan ikhlas untuk orang lain J .
“Lilin akan berubah bentuk tetapi masih tetap lilin”. Kadang gue suka menjadi orang lain buat seseorang jika dia menginginkan gue seperti itu. Tapi gue sadar bagaimanapun usaha menjadi orang lain gue tetaplah gue. Gue adalah restu dan restu adalah restu. J
“Lilin selalu berdiri sendirian tapi tanpa orang lilin memang tiada gunanya”. Gue juga kadang berbuat individualis tapi gue sadar di dunia ini manusia diciptakan untuk menjadi makhluk sosial,gotong – royong,saling menyayangi satu sama lain yang membuat hidup ini menjadi indah.
Sekarang gue sadar dan lebih mengerti arti hidup seperti lilin yang ada saat petang, ditiup jika sudah tidak  berguna lagi, berdiri sendirian, tapi yang gue salut lilin tidak pernah menghindar saat sedang dibutuhkan walaupun pada akhirnya dia akan ditiup juga saat sudah tidak digunakan lagi .

CINTA DI BALIK SELIMUT



Selamat pagi friends, Nama gue Ariska Restu Ginanjar. Gue  posting artikel ini buat ngisi waktu luang gue yang bingung mau ngapain. Untuk saat ini gue lagi mengarang cerita sambil bayangin apa yang gue karang.
CINTA ??? siapa yang ngga tau cinta. Anak SD pun sekarang sudah tau apa itu cinta. Sebabnya mudah, orang tua sekarang membiarkan anak – anak mereka untuk mendapatkan informasi tentang cinta seperti : boleh nonton sinetron, dengerin lagu buat orang dewasa, hingga ada yang udah liat film dewasa.
Dari film dewasa gue dapet idea buat nulis cerita ini.
Kisah itu bermula saat seorang cewe bernama yanti yang kesehariannya bekerja sebagai pembantu rumah tangga di suruh majikannya untuk ke kamarnya. Dia di suruh untuk mengambil selimut yang kotor untuk segera di cuci. Yanti pun ke kamar dan mengambil selimut yang masih berada di ranjam.
Yanti begitu terheran heran kenapa selimut yang masih bersih di suruh untuk di cuci. Tapi karena perintah majikannya yanti pun mencuci selimut tersebut. Dia mencuci saat orang – orang mulai berangkat ke tempat kerja. Saat sedang mencuci selimut yanti begitu amat kaget karena dari belakang ada yang memegang pundaknya, dan ternyata yanto. Yanto adalah pembantu tetangga sebelah yang suka maen sama yanti saat mereka sudah menyeselaikan tugas masing – masing.
Pagi ini yanto maen ke tempat yanti tidak pada waktu yang tepat. Yanti masih sibuk mencuci selimut. Karena itu yanto pun membantu yanti agar cepat selesai. Tapi saat sedang mencuci yanto di panggil oleh majikannya, yanto pun bergegas pulang. Setelah yanti selesai mencuci yanti langsung menjemurnya. Hari itu hari yang sangat cerah selimut pun kering pada waktu yang tepat, kenapa demikian karena saat yanti dan yanto lagi asik ngobrol langit menjadi mendung dan hujan pun turun begitu deras. Yanti dan yanto pun lari mengambil selimut yang sedang dijemur. Dan selamat dengan dibantu yanto selimut tidak jadi kehujanan. Yanti mengucapkan begitu terima kasih pada si yanto yang telah membantunya mengambil selimut yang sedang dijemur. Ngga tau jadinya jika selimut itu kehujanan pasti yanti akan dimarahi oleh majikannya. Dari situlah bumbu – bumbu cinta datang dan aromanya begitu enak untuk dinikmati. Bunga mawar pun datang dengan penuh rasa cinta. Akhirnya yanti dan yanto resmi berpacaran. Dan satu tahun kemudian yanti dan yanto menikah. Mereka pun menggunakan selimut yang menjadikan mereka saling mencinta untuk malam pertama setelah meminjam selimut tersebut ke majikannya. Dan hanya satu malam -_-