Kamis, 04 Desember 2014

LILIN GURU KEHIDUPAN YANG SELALU RELA BERKORBAN



Lilin siapa yang ngga tau lilin. Iya lilin sering digunakan saat ML (Mati Listrik). Saat yang paling menyebalkan kalo lagi asik nonton tv or lagi asik maen games  tiba – tiba listrik mati. Kalo  gue si biasa saja, itung – itung ngurangi biaya listrik bulanan.hehehe
Kalo mati listriknya siang si ngga masalah tapi kalo malam, iss bikin boring pokoknya jenuh sangat lah -_- . nah di situlah banyak orang cari penerangan. kalo sekarang si enak udah banyak perkembangan contohnya udah ada lampu yang dapat di cas,senter,dll. Tapi jangan lupan lilin, karena sebelum ada itu kamu pasti pernah menggunakan lilin.
Sekarang gue lagi belajar seperti lilin. “Lilin putih yang menerangi beribu-ribu orang saat mati listrik”. Maksudnya gue pengin menjadi orang yang menerangi orang lain yang masih gelap  akan dunia teknologi. Iya cita – citaku memang pengin menjadi guru mekatronika.
“Lilin akan selalu menerangi orang - orang sampai akhirnya orang tersebut meniup lilin jika sudah tidak digunakan lagi”. Maksudnya gue itu pengin selalu bermanfaat buat orang – orang di sekitar gue dan gue biasa di tinggalin orang – orang yang pernah manfaatin gue. Dulu gue memang benci sama orang yang seperti itu, tapi sekarang ngga J kan gue sudah belajar dari lilin. Mengajarkan gue  tentang arti berkorban dan ikhlas untuk orang lain J .
“Lilin akan berubah bentuk tetapi masih tetap lilin”. Kadang gue suka menjadi orang lain buat seseorang jika dia menginginkan gue seperti itu. Tapi gue sadar bagaimanapun usaha menjadi orang lain gue tetaplah gue. Gue adalah restu dan restu adalah restu. J
“Lilin selalu berdiri sendirian tapi tanpa orang lilin memang tiada gunanya”. Gue juga kadang berbuat individualis tapi gue sadar di dunia ini manusia diciptakan untuk menjadi makhluk sosial,gotong – royong,saling menyayangi satu sama lain yang membuat hidup ini menjadi indah.
Sekarang gue sadar dan lebih mengerti arti hidup seperti lilin yang ada saat petang, ditiup jika sudah tidak  berguna lagi, berdiri sendirian, tapi yang gue salut lilin tidak pernah menghindar saat sedang dibutuhkan walaupun pada akhirnya dia akan ditiup juga saat sudah tidak digunakan lagi .

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda